Bagi Anda yang mungkin sama seperti Saya, menghabiskan waktu ber jam-jam di depan komputer setiap harinya Anda perlu ingat untuk menjaga penglihatan Anda. sedikit tips saya untuk melindungi mata dari kerusakan saat berkomputer.
- jika Anda menggunakan komputer CRT / tabung. refresh rate yang rendah dapat membahayakan mata Anda. Gunakanlah refresh rate 75hz atau lebih, agar mata anda tidak rusak juga agar tidak cepat lelah.
caranya:
klik kanan pada dekstop>pilih properties>pada tab setting klik tombol Advanced
Pada tab monitor, tepatnya pada seksi Monitor setting ubah refresh rate monitor Anda menjadi 75 hz atau lebih (saya sendiri menggunakan 85hz). namun tidak semua monitor mendukunya. beri tanda centang pada 'hide modes...' agar refresh rate yang tidak di dukung monitor Anda tidak di tampilkan. jika sudah tekan ok. apabila setelah menekan tombol ok tampilan monitor Anda menjadi hilang artinya refresh rate yang Anda pilih tidak di dukung oleh monitor Anda. lansung saja tekan tombol escape/[Esc] agar setting barusan di batalkan.
- jangan lupa mengistirahatkan mata Anda dalam interval waktu tertentu. yang terbaik adalah melakukannya dengan singkat tapi sering. setiap 20 menit istirahatkan mata Anda dengan memandangi benda yang letaknya jauh (3-5 meter cukup) selama 20 detik.
-tips selanjutnya adalah tips standar yaitu:
~jarak antara mata dan monitor minimal 40 cm
~gunakan pencahayan yang cukup dan tidak redup
~posisi mata dan monitor berhadapan lurus
~seperti yang dikatakan sebuah iklan tetas mata, memandangi monitor atau televisi mengurangi frekuensi kedipan mata yang dapat menyebabkan mata menjadi kering, jadi coba untuk mengingatkan diri Anda untuk mengedipkan mata atau gunakan tetes mata.
ya itulah sedikit tips yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat.
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
22 September 2009
15 September 2009
Bahaya Teh Celup
Buat yang pernah berkunjung ke pabrik kertas/pulp, mungkin tahu bahwa chlorine ini adalah senyawa kimia yang sangat jahat dengan lingkungan dan manusia, khususnya dapat menyerang syaraf dsb! Dari kejauhan pabrik mudah dilihat jika ada asap berwarna kuning yang mengepul dari pabrik, itu bukan asap biasa tapi chlorine gas.
Makanya industri ini mendapat serangan hebat dari LSM lingkungan karena hal di atas disamping juga masalah kehutanan. Kertas terbuat dari bubur pulp yang berwarna coklat tua kehitaman. Agar serat berwarna putih, diperlukan sejenis bahan pengelantang (sejenis rinso/baycline) senyawa chlorine yang kekuatan sangat keras sekali!
Kertas sama dengan kain, karena memiliki serat. Kalau anda mo uji bener apa tidaknya, silahkan coba nanti malam bawa tissue ke Studio East, lihatlah tissue akan mengeluarkan cahaya saat kena sinar ultraviolet dari lampu disco! Berarti masih mengandung chlorine tinggi.
Kalau di negara maju, produk ini harus melakukan proses Neutralization dgn biaya cukup mahal agar terbebas dari chlorine dan dapet label kesehatan.
Tissue atau kertas makanan dari negera maju yang dapet label Depkesnya tidak bakalan mengeluarkan cahaya tsb saat kena UV. Kertas rokok samimawon, bahkan ada calsium carbonat agar daya bakarnya sama dengan tembakau dan akan terurai jadi CO saat dibakar. Di Indonesia tidak ada yang kontrol, jadi harap berhati-hati.
Pls protect your families!
Minumlah Teh, Bukan Klorin...
Saran:
Kembali minum teh tubruk ala kampung lagi..! Pake saputangan 'merah jambu' lagi biar mesra! Merokok dengan daun atau cangklong lagi! Back to 60's style....he...he...he Minumlah Teh, Bukan Klorin... Anda gemar minum teh? Dan, sebagai manusia modern Anda tentu suka segala sesuatu yang praktis, kan? Nah, Anda tentu sering minum teh menggunakan teh celup. Selain karena suka rasa teh, mungkin Anda minum teh karena yakin akan berbagai khasiat teh. Misalnya, teh merah untuk relaksasi, teh hitam untuk pencernaan, atau teh hijau untuk melangsingkan tubuh. Namun, apa Anda terbiasa mencelupkan kantong teh celup berlama-lama?
Mungkin, pikir Anda, semakin lama kantong teh dicelupkan dalam air panas, makin banyak khasiat teh tertinggal dalam minuman teh... Padahal, yang terjadi justru sama sekali berbeda! Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi jika Anda mencelupkan kantong teh lebih dari 3 - 5 menit.
Klorin atau chlorine, zat kimia yang lazim digunakan dalam industri kertas. Fungsinya, disinfektan kertas, hingga kertas bebas dari bakteri pembusuk dan tahan lama. Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak lebih bersih. Karena disinfektan, klorin dalam jumlah besar tentu berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak penelitian mencurigai kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan pada pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan kanker.
Nah, mulai sekarang, jangan biarkan teh celup Anda tercelup lebih dari 5 menit. Atau, kembali ke cara yang sedikit repot, gunakan daun teh.
Makanya industri ini mendapat serangan hebat dari LSM lingkungan karena hal di atas disamping juga masalah kehutanan. Kertas terbuat dari bubur pulp yang berwarna coklat tua kehitaman. Agar serat berwarna putih, diperlukan sejenis bahan pengelantang (sejenis rinso/baycline) senyawa chlorine yang kekuatan sangat keras sekali!
Kertas sama dengan kain, karena memiliki serat. Kalau anda mo uji bener apa tidaknya, silahkan coba nanti malam bawa tissue ke Studio East, lihatlah tissue akan mengeluarkan cahaya saat kena sinar ultraviolet dari lampu disco! Berarti masih mengandung chlorine tinggi.
Kalau di negara maju, produk ini harus melakukan proses Neutralization dgn biaya cukup mahal agar terbebas dari chlorine dan dapet label kesehatan.
Tissue atau kertas makanan dari negera maju yang dapet label Depkesnya tidak bakalan mengeluarkan cahaya tsb saat kena UV. Kertas rokok samimawon, bahkan ada calsium carbonat agar daya bakarnya sama dengan tembakau dan akan terurai jadi CO saat dibakar. Di Indonesia tidak ada yang kontrol, jadi harap berhati-hati.
Pls protect your families!
Minumlah Teh, Bukan Klorin...
Saran:
Kembali minum teh tubruk ala kampung lagi..! Pake saputangan 'merah jambu' lagi biar mesra! Merokok dengan daun atau cangklong lagi! Back to 60's style....he...he...he Minumlah Teh, Bukan Klorin... Anda gemar minum teh? Dan, sebagai manusia modern Anda tentu suka segala sesuatu yang praktis, kan? Nah, Anda tentu sering minum teh menggunakan teh celup. Selain karena suka rasa teh, mungkin Anda minum teh karena yakin akan berbagai khasiat teh. Misalnya, teh merah untuk relaksasi, teh hitam untuk pencernaan, atau teh hijau untuk melangsingkan tubuh. Namun, apa Anda terbiasa mencelupkan kantong teh celup berlama-lama?
Mungkin, pikir Anda, semakin lama kantong teh dicelupkan dalam air panas, makin banyak khasiat teh tertinggal dalam minuman teh... Padahal, yang terjadi justru sama sekali berbeda! Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut. Apalagi jika Anda mencelupkan kantong teh lebih dari 3 - 5 menit.
Klorin atau chlorine, zat kimia yang lazim digunakan dalam industri kertas. Fungsinya, disinfektan kertas, hingga kertas bebas dari bakteri pembusuk dan tahan lama. Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak lebih bersih. Karena disinfektan, klorin dalam jumlah besar tentu berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak penelitian mencurigai kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan pada pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan kanker.
Nah, mulai sekarang, jangan biarkan teh celup Anda tercelup lebih dari 5 menit. Atau, kembali ke cara yang sedikit repot, gunakan daun teh.
8 September 2009
Tips untuk pertumbuhan rambut
Berikut ini adalah tips agar rambut anda dapat tumbuh subur dan indah
1. Kurangi atau berhenti merokok, kafein dan soda yang bisa menghambat rambut tumbuh maksimal.
2. Pilih makanan diet yang sehat, hindari makanan berkadar lemak atau gula yang tinggi.
3. Perlakukan rambut seperti tali yang sudah tua. Rawat dengan hati-hati dan jangan terlalu sering menyisir atau memegang rambut.
4. Hindari menggunakan air panas, pengering rambut yang terlalu panas atau alat lainnya yang bisa membuat rambut menjadi stres.
5. Jangan lupa berolahraga
6. Lakukan perawatan rutin seperti creambath dua minggu sekali atau hair spa
7. Potong ujungnya secara teratur untuk menghindari rambut bercabang
8. Istirahat cukup, sehingga rambut tubuh subur
1. Kurangi atau berhenti merokok, kafein dan soda yang bisa menghambat rambut tumbuh maksimal.
2. Pilih makanan diet yang sehat, hindari makanan berkadar lemak atau gula yang tinggi.
3. Perlakukan rambut seperti tali yang sudah tua. Rawat dengan hati-hati dan jangan terlalu sering menyisir atau memegang rambut.
4. Hindari menggunakan air panas, pengering rambut yang terlalu panas atau alat lainnya yang bisa membuat rambut menjadi stres.
5. Jangan lupa berolahraga
6. Lakukan perawatan rutin seperti creambath dua minggu sekali atau hair spa
7. Potong ujungnya secara teratur untuk menghindari rambut bercabang
8. Istirahat cukup, sehingga rambut tubuh subur
Langganan:
Postingan (Atom)